Kenyang Sampai Begah Makan di Bebek Bengil

Tiap kali ke Ubud kami suka menyempatkan diri makan Bebek Goreng Krispi. Tapi pertama kali kami makan bebek goreng ya di Bebek Bengil ini. Sebenarnya banyak sekali restoran yang menawarkan sajian bebek goreng garing begini di Ubud. Waktu itu kami ke sini karena kebetulan saja lewat sehabis perjalanan kami dari Tegallalang.

Bebek Bengil

Kami suka pemandangan khas di restoran ini, ada banyak pepohonan rindang, jadi walau cuaca panas udara terasa cukup sejuk. Di belakang restoran ada sawah hijau terhampar, tidak luas sih tapi cukup menyegarkan mata. Banyak pelanggan yang makan di sini berfoto-foto dengan teman atau sanak saudara mereka. Atau sekedar selfie seperti kami, hehehe…

Restoran ini sangat penuh pada jam-jam makan siang. Kami memesan seporsi bebek goreng garing dan nasi campur Bali. Pelayanan di Bebek Bengil ini juga sangat cepat.

Bebek Bengil-9

Hanya dalam waktu 10-15 menit setelah memesan, makanan sudah tersaji di meja. Padahal waktu itu banyak sekali customer berdatangan.

Bebek Bengil-3

Aku suka makan di Bebek Bengil karena sambalnya banyakkkk!!! Yang kiri itu rawitnya agak seperti ditumis, lalu di sebelahnya adalah sambal matah, dan lalu sambal terasi. Yang di pojok kanan adalah urap Bali. Aku memesan nasi campur Bali dan Angga bebek goreng krispi. Rasanya enak banget, buat kami sih enak dan kami sukak!

Lauk di nasi campur yang aku pesan ini ada telur dadar goreng garing, bebek betutu (sepertinya, hehehe…), rendang, perkedel jagung, sate lilit ayam, kacang tanah goreng, urap, mentimun, tomat dan kerupuk. Semua lauknya enak dan rasanya pas! Aku suka perkedel jagungnya, enak aja gitu. Aku juga suka bebeknya, terus sate dan urapnya, telurnya juga garing-garing gitu. Kayaknya semua nya memang aku suka benget deh. Ini super mengenyangkan perutku, sampai susah jalan. Hahaha…

Bebek Bengil-5

Dan yang ini punya Angga, bebek goreng krispi. Angga nikmatin banget lunch kali ini dan dia juga suka bebek gorengnya. Sayangnya, porsi ini terlalu banyak juga buat perut Angga. Potongan bebek ini adalah setengah ekor bebek jadi besar banget dan ngenyangin… Kami awalnya makan dengan sangat senang, eh makin lama jadi menderita, hahaha… Karena kami gak menyangka kalau makanannya sebanyak ini, padahal ini ukuran satu porsi.

Bebek Bengil-4.JPG

Kami makan di Bebek Bengil ini tahun 2015. Sudah gak begitu update ya, maaf… Waktu itu biaya yang kami habiskan untuk makan siang di sini sekitar hampir 250.000 rupiah, sudah termasuk 2 gelas es teh manis dan pajak. Memang agak mahal, tapi kami merasa ini cukup wajar mengingat makanannya disajikan dengan porsi yang banyak dan rasa makanannya pun enak, didukung pula oleh suasana restoran yang indah dan nyaman. Lain kali ke sini kami mungkin hanya akan memesan satu porsi saja dibagi dua, hehehe… Sorenya kami tidak makan lagi, saking kenyangnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s