Seremnya Kayu Selem Sampai Bikin Petualang Cemen Nangis Beneran!

Pernah mengalami bad moment pas lagi jalan-jalan? Hmm, kami sih sering. Mulai dari gak sampe tujuan sampe yang terburuk salah beli tiket! Kali ini sih kami sampai tujuan, tapi perjalanan yang kami tempuh agak bikin trauma. Maklumlah, karena kami cuma petualang cemen, hehehe…

Berbekal pengalaman berkendara dari Denpasar menuju Amed sebelumnya, kami sangat pede ketika keesokan harinya menuju ke arah Kintamani. Bagaimana tidak, jalan yang kami tempuh kemarin sangat lancar dan mulus kok!

Kami mulai jalan dari Amed sekitar pukul 1 siang, berdasarkan info dari google maps, jarak dari Amed ke penginapan kami berikutnya sekitar 60 km. Oke, tancap gas lagi!

Sesampainya di Tulamben dan Kubu jalan masih lancar jaya walau udara panas menyengat. Tiba-tiba google maps mengarahkan kami untuk belok ke arah kiri. Oke, kami akhirnya belok ke kiri. Kami awalnya memang curiga mengapa jalanannya kok makin lama makin kecil dan menanjak terus.

Kami makin curiga lagi ketika jalanan makin lama makin rusak. ADA DIMANA INI???

kintamani
Jalan rusak yang kami lewati

Karena makin khawatir akhirnya kami tanya ke penduduk setempat apakah benar ini jalan ke Kintamani. Kami tanya ke beberapa orang dan semua memang mengangguk. #glekkk Walau ini arah yang benar tapi sepertinya kami salah pilih jalan!

KALAU MAU KE KINTAMANI DARI AMED JANGAN LEWAT SINI!

peta-kintamani
Jalan dari belokan jalan Kubu sampai Danau Batur ini meninggalkan kenangan pahit.

Kekhawatiran kami makin bertambah ketika lama-lama jalan terus menanjak tanpa henti dan juga jalanan sangat berpasir dan berbatu. Mau balik tapi sudah kepalang tanggung. Aku beberapa kali turun dari motor supaya Angga lebih mudah bawa motornya. Kami sempet ketemu sepasang bule dengan motor Scoopy. Curiga banget kayaknya banyak orang yang senasib seperti kami.

Kami semakin khawatir lagi ketika jalanan mulai berkabut dan juga makin dingin, udah gitu gak ada orang! Kami hampir nangis, terutama Angga yang khawatir banget kalau sampai ada terjadi apa-apa. Akhirnya sepanjang jalan kami berdoa terus. Ini memang bikin ketawa sih, hahaha… Tapi sewaktu aku coba nulis ini, rasa tegang berduaan di gunung ini masih cukup melekat.

kintamani-2
Jalanan sempit dan berkabut.

Bayangkan kalian ada di suatu tempat yang belum pernah kalian kunjungi, jalan terus menanjak, sebelah kiri kalian adalah kebun yang diselingi hutan berjurang, udara dingin dan berkabut, dan semakin jauh berjalan, semakin tidak ada pemukiman bahkan orang! Kedengerannya kayak lagi naik gunung ya, hehehe… Masalah lainnya, kami bawa motor dan juga ini punya orang alias rental!

Walau begitu ada sedikit rasa optimis karena sesekali ada orang yang lewat dan mereka sih oke-oke aja. Tapi, kami yang begitu cemen dan gak biasa ini, jalan sampe ngesot dan nangis karena gak sampe-sampe. Mau minta tolong jemput entah sama siapa…

Rasa optimis kembali muncul ketika Danau Batur ssemakin terlihat. Namun… Kami akhirnya jatuh juga! Iya jatuh dalam makna yang sebenarnya. Jadi aku lagi pegang HP lihat GPS, Angga yang bawa motor, jalanan sudah mulai menurun. Sebelah kiri kami adalah jurang dan turunan ini mungkin adalah turunan yang paling terjal berpasir dan berbatu selama perjalanan kali ini. Ketika turunan ini, kami terpeleset dan jatuh dari motor. Kami seketika shock dan bingung, lemas banget. Belum sempat mikir apa-apa lagi sampai akhirnya ketika aku sadar ada Bli yang tolong kami dan kami berdua diantar ke klinik terdekat.

Walau kami jatuh tapi kami sangat beruntung karena penduduk local sangat baik dan kami memang merasakan niat mereka yang tulus. Senang bisa bertemu orang-orang baik di kala kesusahan. Bli ini mengatar kami ke klinik yang sebenarnya berlawanan arah dengan tempat yang mereka tuju. Dan mereka membawa kami dibonceng di motor mereka hingga bertemu dengan dokternya. Sungguh baik sekali. Entah bagaimana membalas kebaikan mereka, mungkin dengan cara meneruskan kebaikan mereka dengan cara berbuat baik lagi dengan tulus ke setiap orang yang mengalami kesulitan.

Setelah ke dokter dan diobati, kami istirahat sebentar dan berbincang, jalanan yang akan kami tempuh berikutnya masih tetap menanjak walau sudah diaspal, tapi jalannya sudah lebih bagus dan mereka menenangkan kami.

Sayang sekali sih sebenarnya, kalau aja kami tidak jatuh pasti kami akan istirahat di sini sebentar dan banyak foto-foto di area Danau Batur dan Gunung Batur ini karena pemandangannya cantik banget. Tapi memang harus hati-hati karena banyak truk pasir dan truk sayur yang lewat. Ohya, jangan membuntuti truk karena kadang mereka bisa mundur mendadak.

kintamani-3
Hanya pemandangan seperti ini yang sempat kami foto.
5771822514_9fe229a84c_b
Photo taken from: here
img_8521
Photo taken from: here

Pemandangan sekitar sini memang kece banget. Info yang kami dapat dari karyawan di tempat kami menginap, sering ada orang yang foto prewedding di sini. bahkan katanya kadang orang lokal ikut membantu dan mereka gak minta bayaran, lho!

Kami agak kecewa ternyata setelah sampai di Panelokan penginapan kami masih agak jauh, ahhhh! Kami masih berjalan sekitar 30 menit dari Panelokan hingga akhirnya kami sampai di Penginapan dan beristirahat. Ohya, kami menginap di Batur Mountain View Hotel.

Info yang kami dapat dari driver penginapan, jalan di sekitar Danau Batur itu berpasir karena supir truk suka membuang pasir mereka ke jalan ketika truk mereka sulit menanjak. Oalahhh… padahal bahaya, ya! Terus ketika kami tanya apakah pernah ada korban? Ternyata nggak lho, tapi kalau yang truknya jatuh ke jurang sih banyak, hehehe…

Terus juga, katanya nama area yang kami lewati itu Kayu Selem. di Kayu Selem ini ada Pura dan suka ada perayaan di sini. Bahkan driver penginapan ini aja bilang kalau dia agak ngeri kalau lewat Kayu Selem karena gak biasa. Apalagi kami yang cemen ini, hahahaha… Tapi kami akhirnya lewati ini juga, fiuuhhh….

Dari semua pengalaman buruk selama perjalanan, ini termasuk yang kedua terburuk sih, ada yang pertama dan itu terburuk, lain kali aja akan kami ceritakan. Cukup sekian dan terima kasih! 😀

kintamani-6
Celana Angga sampai robek, nih!
kintamani-7
Kakinya juga lecet dan keseleo…
Iklan

3 Comments Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s